Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyoroti pentingnya menciptakan lapangan kerja dan persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk diekspor ke luar negeri. Wagub menjelaskan bahwa persiapan ini termasuk memahami bahasa, meningkatkan keterampilan, memiliki etika kerja yang baik, dan kemampuan mengelola keuangan.
Wagub menginformasikan bahwa ada permintaan sebanyak 1000 tenaga kerja ke Jepang melalui IJB-Net, namun hanya sekitar 200 orang yang telah dikirim. Wagub berharap semua peserta pelatihan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.
"Torang berdoa yang mengikuti pelatihan bisa 100 persen berangkat semua. Bersyukur kepada Tuhan dapat kesempatan. Karena kesempatan tidak datang kedua kali. Yang penting matangkan diri anda," ujar Wagub.
Wagub juga menekankan pentingnya memiliki etika kerja yang baik, seperti kejujuran, kebersihan, dan kesopanan, serta kemampuan mengelola keuangan. Ia mengingatkan peserta bahwa hanya orang yang tidak memanfaatkan peluang ini yang disebut bodoh. Nasihat Wagub diharapkan dapat memberi motivasi dan panduan bagi calon tenaga kerja yang siap berkarir di Jepang. (*Alfa Jobel)