Keluarga Junior, Korban Lakalantas Bitung Berdamai dengan Pemilik Alat, PT Samerot Triputra Ikut Mediasi Keluarga Junior, Korban Lakalantas Bitung Berdamai dengan Pemilik Alat, PT Samerot Triputra Ikut Mediasi - Media Independen

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Keluarga Junior, Korban Lakalantas Bitung Berdamai dengan Pemilik Alat, PT Samerot Triputra Ikut Mediasi

14 December 2023 | 12:51 WIB Last Updated 2023-12-14T04:51:07Z
Ilustrasi. (Gbr: ist)


BITUNG - Kecelakaan lalulintas yang menyebabkan Junior (15) tewas di Jalan SH Sarundajang Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir, Jumat (1/12/2023) lalu, telah berujung damai.


Junior sebelumnya tewas terlindas Greder yang baru diturunkan dari truk yang ditumpanginya. Alat berat itu tiba-tiba meluncur ke arah truk karena diparkir di area miring.


Kematian warga Desa Maumbi Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara itu lalu menuai polemik. PT Samerot Triputra disebut salah satu media online telah mempekerjakan anak di bawah umur.


Direktur PT Samerot Triputra, Hendrik Mamuaya kemudian membantahnya. "Korban adalah pekerja dari pemilik alat berat yang akan disewa perusahaan," ujar Mamuaya melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Selasa kemarin (12/12/2023).


Dia mengatakan, perusahaannya sedang membutuhkan alat berat jenis greder pada proyek pekerjaan jalan di Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir, Bitung. Perusahaan lalu menyewa alat berat di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara.


"Ternyata sopir truk pengangkut greder membawa teman (helper) yaitu korban, jadi tidak ada sangkut pautnya dengan perusahaan," terangnya.


Mamuaya kemudian menjelaskan perusahaannya sedang membutuhkan alat berat jenis greder pada proyek pekerjaan jalan di Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir, Bitung. Perusahaan lalu menyewa alat berat di Desa Maumbi Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara.


"Kami sewa alat tersebut dari perusahaan milik Ko' Johan. Baku ator (atur) sampai lokasi, mobil dan pengawalan terima bersih," terang Mamuaya.


Tapi, masih 100 meter dari lokasi pekerjaan, pemilik alat berinisiatif menurunkan alat berat tersebut dengan alasan tempatnya yang luas. "Tapi pas alat diturunkan terjadilah insiden itu," ungkapnya.


"Tapi kejadian itu Ko' Johan sudah bertanggung jawab dan sudah berdamai dengan pihak keluarga korban," tambah Mamuaya.


Bahkan, PT Samerot Triputra yang awalnya dituding mempekerjakan Junior (15), oleh satu media online, ikut dalam proses mediasi dan ikut memberikan santunan dan diterima oleh keluarga korban.


"Santunan yang kami berikam karena alasan kemanusiaan, perusahaan merasa ikut bertanggungjawab dengan kejadian itu meski korban bukan karyawan kami," pungkas Mamuaya.


Peliput/Editor: Asrar Yusuf


CLOSE ADS
CLOSE ADS
close